Kamis, 27 Juli 2017

JAWABAN RENUNGAN PAGI

 Pagi ini, ku coba tuk renungkan apa yang telah ku lakukan. Ku gali segala macam kenangan. Ku ingat kembali semua kesalahan. Ternyata, di memoriku semua itu masih tersimpan.
Ku coba tuk terus mengingat. Ku biarkan ingatanku berputar. Ku biarkan semua kenangan terbuka. Ku biarkan pula hatiku memberitahu kesalahan apa yang masih ku perbuat sampai detik ini.
Tiba-tiba saja, hati dan perasaanku tertuju pada sebuah peristiwa. Peristiwa yang terus dan terus terjadi sejak dia tinggalkan kota ini. Dan aku pun mulai menangis, menyesali perbuatanku.  Selama ini, aku selalu memikirkan dia. Dia yang pernah mewarnai hidupku, tapi sekarang berada di luar jangkauanku.
Aku tidak pernah mau menghargai kebaikan yang diberikan dengan tulus dan ikhlas oleh yang lain. Aku bahkan tidak begitu terbuka padanya. Memang benar, aku tidak pernah memandangnya dengan sinis. Tapi, tetap saja aku salah. Tidak menghargai apa yang dilakukan orang lain adalah hal yang salah, meskipun kita tidak pernah memandang orang itu dengan sinis.
Benar, tidak menghargai sebagian orang sudah menjadi sifatku yang sangat mewatak. Sudah pasti, sifat itulah yang harus ku hilangkan. Aku sangat yakin, inilah jawaban Dari renungan pagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar